24
Mar
08

Keluh Kesah Pengguna Jalan

Jalan-jalan di kota Jakarta kini makin padat oleh para pengguna jalan, mulai dari motor, mobil, pedagang kaki lima, hingga pejalan kaki, belum lagi jalan-jalan yang berlubang dan genangan air yang menggenai lubang tersebut. Makin lengkap perjuangan dari rumah ketempat tujuan dan kembali lagi ke rumah. Keadaan sesak dan macet belum lagi polusi udara yang meramaikan sepanjang perjalanan, membuat tekanan darah makin meningkat, stress dan emosi yang mewarnai perjalanan tentunya sangat tidak nyaman bila terjadi berulang ulang dan merupakan bagian dari rutinitas kita sehari-hari, hal ini tentu dialami oleh hamper seluruh pengguna jalan, baik roda dua, roda empat bahkan pengguna jalan sekalipun. Sebagai pengguna roda dua alias motor, yang pertumbuhan pengguna roda dua kini makin marak, bahkan populasinya melebihi kapasitas jalan-jalan dijakarta. Adakah jalan keluar dari semua rutinitas perjalanan dipagi dan sore atau malam ketika kita kembali pulang ke Rumah ??.

Hingga saat ini belum ada jawaban atas pertanyaan itu, kecuali kita menikmati dan memaklumi keadaan seperti ini. Mau tidak mau, suka tidak suka, memang begitulah keadaan jalan di kota besar Jakarta, Siapa yang mesti bertanggung jawab atas kemacetan dijalan, mungkin sistem tata ruang kota yang salah atur, atau memang ketidak seimbangan laju pertumbuhan kendaraan di Jakarta, belum lagi kedisiplinan pengguna jalan yang sangat kurang. Apa yang dapat kita lakukan ?, “disiplin dan taat aturan”

Mungkin itu kunci agar terlepas dari belenggu ketidak nyamanan diri ditengah-tengah kemacetan, macet tidak dapet dihindari, dan kemacetan dapat mengakibatkan stress dan tekanan emosi meningkat, kurangi hal-hal buruk tersebut dengan sikap disiplin dan taat aturan, walau orang lain tidak berlaku sama, setidaknya kita telah menciptakan ketertiban dari diri sendiri, juga membuat suasana hati nyaman mengurangi tekanan emosi, walau berada ditengah-tengah ketidak nyamanan.

 


1 Tanggapan ke “Keluh Kesah Pengguna Jalan”


  1. 1 den bagus
    Maret 27, 2008 pukul 4:13 am

    yup………emang itulah yang tiap hari kita rasain………..gw setuju kalo untuk mengurangi masalah trsebut ya berawal dari diri kita sendiri dulu…….yaaa……minimal kita memulai disiplin dari diri kita sendiri dulu….dan yang paling penting selain bisa membawa diri kita untuk memberikan sedikit aja contoh yang baik buat orang lain,kita juga ga merugikan mereka gtu.


Tinggalkan Balasan




Berkas

Kategori

Add to Google

AGENDA PANSER

Maret 2008
S S R K J S M
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31